Hoatzin

Hoatzin, a crested bird of tropical South America. The adult hoatzin is about 22 inches (56 cm) long. Its upper plumage is dark brown flecked with white. The underparts and crest are reddish-brown. The bare skin on its face is blue. Hoatzins are born with two claws on each wing, which are used for climbing and which disappear after three weeks. The hoatzin has a large, two-part crop, used for storage and digestion of the rubbery leaves of the arum plant, its main source of food. The hoatzin is also called “stinkbird” because of the strong, musty odor it emits.

The hoatzin is Opisthocomus hoatzin of the family Opisthocomidae.

hoatzin-info0

The hoatzin is a crested bird with dark plumage and a blue face.

Hoatzin (Opisthocomus hoazin) adalah burung yang sebagian berasal dari famili Opisthocomidae, lainnya famili dari ordoCuculiformes. Dahulu, hewan ini dimasukkan dalam ordo Galliformes, dan sekarang masuk ke ordo yang terpisah, Opisthocomiformes. Keluarga burung ini yang sebenarnya tak diketahui dengan pasti. Hoatzin berasal dari Lembah Amazon dan sering ditemukan di pohon. Hoatzin biasa berwarna cokelat/hitam menyerupai Cracidae. Hoatzin muda memiliki cakar di sayapnya, yang dengan organ itu ia bisa memanjat. Cakar itu tak menandakan kedekatan kekeluargaan dengan Archaeopteryx atau bentuk cakar yang lebih tua: kembali ke keadaan lama. Dengan ini hoatzin menjadi contoh bagi macam binatang yang mematahkan Hukum Dollo. Hoatzin lebih mirip ayam daripada sejenis burung kukuk yang merupakan kerabatnya.

Hoatzin-Opisthocomus

Hoatzin_in_Peru

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s